Banjir Besar Kembali Terjang Washington

Banjir Besar Kembali Terjang Washington: “Déjà Vu” yang Menghantui Warga

Washington kembali diterjang banjir besar setelah serangkaian atmospheric river menghantam wilayah tersebut. Banyak warga menyebut kejadian ini sebagai “déjà vu”, terutama mereka yang baru selesai membangun rumah dan bisnis setelah banjir parah tahun 2021. Bahkan, beberapa kota seperti Everson dan Sumas kini menghadapi kerusakan yang diperkirakan lebih besar dari sebelumnya.

Meskipun pemerintah bergerak cepat, kondisi di lapangan menunjukkan tantangan yang semakin berat. Dengan lebih dari 100.000 warga diminta mengungsi, banyak pihak kini mempertanyakan kesiapan infrastruktur menghadapi cuaca ekstrem yang semakin intens.


Banjir yang Mengulang Luka Lama

John Perry, Wali Kota Everson, tak bisa menyembunyikan rasa frustasinya melihat air Sungai Nooksack kembali meluap dan merendam pusat kota. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga mematahkan semangat warga yang baru saja pulih dari bencana sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa situasi ini terasa seperti kembali ke tahun 2021, ketika hampir seluruh pusat kota lumpuh diterjang arus besar. Banyak bisnis kini terendam lagi, dan kerugian diperkirakan melampaui bencana sebelumnya.

Sementara itu, pihak National Weather Service memperingatkan potensi banjir lebih besar di berbagai wilayah lain, termasuk Mount Vernon yang menghadapi ancaman kegagalan dike ketika Skagit River mencapai puncak ketinggiannya.


Langkah Darurat Pemerintah Negara Bagian

Gubernur Bob Ferguson segera mengeluarkan status darurat dan meminta deklarasi bencana federal. Ia juga mengerahkan Washington National Guard untuk membantu evakuasi dan pengamanan wilayah berisiko tinggi.

Menurut Ferguson, kondisi ini sangat dinamis dan “berpotensi historis.” Lebih dari 30 jalur utama ditutup sepenuhnya. Meskipun belum ada korban jiwa, tim penyelamat telah melakukan sejumlah evakuasi air cepat.

Untuk memahami lebih jelas cakupan bencana, berikut gambaran singkat dampak banjir terbaru:

Dampak Banjir Washington 2025

Kategori DampakKeterangan
Evakuasi WargaLebih dari 100.000 orang
Jalan Ditutup30+ jalur utama
Wilayah Paling TerdampakEverson, Sumas, Mount Vernon
Ancaman UtamaDike jebol, banjir bandang, tanah longsor
Lembaga TerlibatFEMA, National Guard, NWS

Tabel tersebut menunjukkan betapa luas dan seriusnya dampak flooding Washington tahun ini.


Atmospheric River: Penyebab Utama Banjir Ekstrem

Fenomena atmospheric river kini menjadi istilah yang sering terdengar ketika banjir besar melanda Pacific Northwest. Sistem ini membawa uap air besar dari dekat Hawaii, mirip “selang raksasa” yang menembak langsung ke Washington.

Dua badai berturut-turut menghujani lereng barat Cascade Mountains, dengan curah hujan mencapai 16 inci hanya dalam tiga hari. Kondisi ini memperparah tanah jenuh air dan mencairkan salju gunung, sehingga volume air sungai meningkat drastis.

Menurut para ahli cuaca, perubahan iklim memperkuat badai seperti ini karena atmosfer hangat mampu menahan lebih banyak uap air. Dampaknya, hujan turun lebih deras dan lebih lama dari biasanya.


Everson dan Sumas: Kota yang Belum Sempat Pulih

Everson menjadi simbol betapa sulitnya membangun ketahanan menghadapi bencana berulang. Setelah banjir 2021, pemerintah kota merevisi rencana mitigasi, memperbaiki infrastruktur, dan memasang sistem penutup jalan otomatis. Hasilnya terlihat tahun ini: tidak ada korban jiwa, dan operasi penyelamatan lebih efisien.

Namun, intensitas banjir terlalu besar. Air tetap meluap hingga merendam kantor kota, bisnis, dan rumah warga. Banyak keluarga merasa kembali ke titik nol.

Kisah Reene Cabrera menggambarkan trauma tersebut. Setelah kehilangan banyak aset pada 2021, ia membangun kembali rumah dan perlengkapannya. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa air kembali merendam semuanya.


Upaya Mitigasi yang Mulai Berbuah Hasil

Meskipun kerusakan terulang, sebagian upaya mitigasi menunjukkan hasil positif. Program pembelian rumah di zona banjir berisiko tinggi membantu warga seperti Tony Chunkapura untuk pindah ke lokasi lebih aman setelah rumahnya terendam pada 2021.

Tony kini tinggal di Montana dan merasa lega karena mengambil keputusan tepat sebelum bencana kembali terjadi tahun ini.

Sementara itu, beberapa warga lain memilih membangun rumah lebih tinggi. Julieta Garcia-Suarez meninggikan pondasi rumahnya 10 kaki. Keputusan itu menyelamatkan ruang tinggalnya dari banjir terbaru meski garasinya tetap terendam.


Krisis yang Meluas ke Seluruh Negara Bagian

Berbeda dengan tahun 2021, banjir kali ini tidak hanya terpusat di Everson dan Sumas. Hampir seluruh Washington terdampak, dari wilayah pesisir hingga pedalaman. Hal ini menambah beban pemerintah negara bagian dan meningkatkan kebutuhan bantuan federal.

Permintaan deklarasi bencana federal kini menjadi fokus utama karena menentukan akses warga terhadap bantuan FEMA, termasuk perbaikan rumah dan dukungan pengungsian.

Namun hingga Kamis, pemerintah federal belum memberi jawaban final. Warga kini menunggu dengan cemas, berharap keputusan cepat dapat membantu mereka bangkit lagi.